Senin, 03 Mei 2010

Belajar dari kupu-kupu


Ketika masih kecil,
Sering kupandangi kupu-kupu,
Yang terbang dan hinggap,
Dari satu kelopak ke kelopak bunga lainnya,
Mereka adalah mahluk yang indah,
Namun teramat lemah, jinak dan tak berdaya,

Aku senang memandangi kepak sayapnya,
Warnanya senantiasa membuatku kagum,
Dengan lembut mereka terbang ke sana ke mari,
Kupu-kupu mahluk yang cantik

Ketika menjadi dewasa,
Bagiku kupu-kupu tetaplah mahluk indah,
Keindahan yang dapat kunikmati lebih dalam,
Sekaligus kekaguman akan hidupnya,
Rentang hidupnya tidaklah sepanjang rentang hidupku,

Dia melakukan tugasnya dengan sempurna,
Tak percuma ketika ia terbang dari satu kelopak ke kelopak lainnya,
Tak percuma ketika ia hanyalah kepompong,
Yang akhirnya memberikan keindahan warna sayapnya,
Ia melalui proses hidupnya,
Karena seperti itulah ia diciptakan,

Bagiku, ia tetap mahluk cantik,
Cantik dalam kelembutannya,
Cantik dalam kelemahannya,
Sekaligus mahluk yang tanpa ragu berkata pada Khaliknya,
"Aku telah menunaikan tugasku"

Tidak ada komentar:

Posting Komentar